Tindakan
Kejahatan Korporasi PT.XYZ (Terhadap Masyarakat dan Lingkungan
Hidup di Sidoarjo, Jawa Timur). Telah satu bulan lebih sejak terjadinya
kebocoran gas di areal eksplorasi gas PT. XYZ Brantas (XYZ) di Desa
Ronokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Kebocoran gas tersebut
berupa semburan asap putih dari rekahan tanah, membumbung tinggi sekitar 10
meter. Semburan gas tersebut disertai keluarnya cairan lumpur dan meluber ke
lahan warga. tak kurang 10 pabrik harus tutup, 90 hektar sawah dan pemukiman
penduduk tak bisa digunakan dan ditempati lagi, demikian juga dengan
tambak-tambak bandeng, belum lagi jalan tol Surabaya-Gempol yang harus ditutup
karena semua tergenang lumpur panas. Perusahaan terkesan lebih mengutamakan
penyelamatan asset-asetnya daripada mengatasi soal lingkungan dan sosial yang
ditimbulkan. Namun XYZ Brantas akhirnya sepakat untuk membayarkan tuntutan
ganti rugi kepada warga korban banjir Lumpur Porong, Sidoarjo. XYZ akan
membayar Rp2,5 juta per meter persegi untuk tanah pekarangan beserta bangunan
rumah, dan Rp120.000 per meter persegi untuk sawah yang terendam lumpur.
Krisis
listrik memuncak saat PT. Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN) memberlakukan
pemadaman listrik secara bergiliran di berbagai wilayah termasuk Jakarta dan
sekitarnya, selama periode 11-25 Juli 2008. Hal ini diperparah oleh pengalihan
jam operasional kerja industri ke hari Sabtu dan Minggu, sekali sebulan. Semua
industri di Jawa-Bali wajib menaati, dan sanksi bakal dikenakan bagi industri
yang membandel. Dengan alasan klasik, PLN berdalih pemadaman dilakukan akibat
defisit daya listrik yang semakin parah karena adanya gangguan pasokan batubara
pembangkit utama di sistem kelistrikan Jawa-Bali, yaitu di pembangkit Tanjung
Jati, Paiton Unit 1 dan 2, serta Cilacap. Namun, di saat yang bersamaan terjadi
juga permasalahan serupa untuk pembangkit berbahan bakar minyak (BBM) PLTGU
Muara Tawar dan PLTGU Muara Karang.
Etika
utilitarianisme adalah teori etika yang menilai suatu tindakan itu etis apabila
bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang. Tindakan PT. PLN bila ditinjau dari
teori etika utilitarianisme dinilai tidak etis, karena mereka melakukan
monopoli. Sehingga kebutuhan masyarakat akan listrik sangat bergantung pada PT.
PLN.
Dari asal usul kata, Etika berasal dari bahasa
Yunani ‘ethos’ yang berarti adat istiadat/ kebiasaan yang baik.
Perkembangan etika yaitu Studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan
kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai
manusia dalam kehidupan pada umumnya.
Bagi asosiasi profesi, etika adalah kesepakatan
bersama dan pedoman untuk diterapkan dan dipatuhi semua anggota asosiasi
tentang apa yang dinilai baik dan buruk dalam pelaksanaan dan pelayanan profesi
itu.
Etika
vSistem nilai yang telah ada.
vDipakai untuk hal-hal yang umum/konseptual/principal.
vBersifat Kecakapan teoritis.
Ada Dua
Teori Etika :
a.Etika
Deontologi yaitu menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik.
Ada
3 prinsip yang harus dipenuhi :
1.
Tindakan harus berdasarkan kewajiban.
2.
Tindakan itu harus tergantung dari kemauan agar tindakan itu di nilai baik.
3.
Kewajiban adalah hal yang niscaya dari tindakan yang dilakukan berdasarkan
sikap hormat pada hokum moral universal.
Dalam kasus, PT. X sesungguhnya
mempunyai tujuan yang baik, yaitu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik
nasional. Akan tetapi tidak diikuti dengan perbuatan atau tindakan yang baik,
karena PT.X belum mampu memenuhi kebutuhan listrik secara adil dan merata. Jadi
menurut teori etika deontologi tidak etis dalam kegiatan usahanya.
b.Etika
Teleologi yaitu mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan
yang mau dicapai dengan tindakan itu berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh
tindakan itu.
c. Teori Hak yaitu pendekatan yang paling banyak
dipakai untuk mengevaluasi baik buruknya suatu perbuatan atau perilaku. Hak
didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama.
d. Teori Keutamaan (Virtue)
yaitu Memandang sikap
perbuatan tertentu adil, jujur, atau murah hati dsb. Keutamaan bias didefinisikan
sebagai beriku: diposisi watak yang telah diperoleh seseorang dan memungkinkan
dia untuk bertingkah laku baik secara moral.
Contoh Keutamaan:
A.Kebijaksanaan.
B.Keadilan.
C.Suka bekerja keras.
D.Hidup yang baik.
Tiga Norma Umum Etika:
Norma
memberi pedoman tentang bagaimana kita harus hidup dan bertindak secara baik
dan tepat, sekaligus menjadi dasar bagi penilaian mengenai baik buruknya
perilaku dan tindakan kita.
Macam
Norma :
a.
Norma Khusus
b.
Norma Umum
-
Norma Sopan santun
-
Norma Hukum
-
Norma Moral
Norma-norma Khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau
kehidupan khusus, misalnya aturan olah raga, aturan pendidikan dan lain-lain.
Norma-norma Umum sebaliknya lebih bersifat umum dan sampai pada tingkat
tertentu boleh dikatakan bersifat universal.
Norma Sopan santun / Norma Etiket adalah norma yang mengatur pola
perilaku dan sikap lahiriah dalam pergaulan sehari-hari.
Sumber :Dwapedia.mobi/id/Etika_Nikomakea Oleh : Dr. Samsi Jacobalis (Ketua
Makersi Pusat))
Usaha/Bisnis Tidak Beretika: Praktik tidak beretika semakin mengkhawatirkan .Dalam era globalisasi ini masyarakat cenderunng ingin memiliki,menikmati sesuatu yang instan dan cepat apalagi dikalangan para remaja, banyaknya kegiatan yang tidak positif, banyaknya siswa yang tidak lulus mengakibatkan tidak mempunyai ijazah. Dan akhirnya munculnya usaha/bisnis yang tidak beretika. Banyak pengaduan masyarakat yang masuk diantaranya. Di bidang
pendidikan, masih terjadi praktik pendidikan tak beretika, seperti jual beli
ijazah dan gelar. Beberapa lembaga pendidikan juga menawarkan iming-iming lulus
langsung kerja tanpa kejelasan sistem perkuliahan Cenderung semakin
kreatif untuk tidak beretika, padahal di tengah kota pendidikan, Pengaduan pelanggaran prinsip bisnis beretika contohnya : 1.Di bidang properti juga terus
mengalir. 2.antara lain menyangkut perizinan dan kualitas konstruksi. 3.Penipuan
berkedok investasi banyak dijumpai. 4.Biro iklan. 5.Praktik
bisnis tidak beretika pada outsourcing penyedia tenaga kerja.
Jumat, 06 Juli 2012
Resensi Novel Laskar Pelangi :
Judul Buku: Laskar Pelangi
Pengarang: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka (Yogyakarta)
Tahun Terbit: 2005
Nama dalam cerita Laskar Pelangi:
1. Ikal aka Andrea Hirata
2. Lintang
3. Sahara
4. Mahar
5. A Kiong (Cha Chin Kiong)
6. Syahdan
7. Kucai
8. Borek aka Samson
9. Trapani
10. Harun
Laskar Pelangi merupakan novel pertama karya Andrea Hirata diterbitkan pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak menyebut diri mereka adalah Laskar Pelangi yaitu dari kelurga miskin yang bersekolah SD-SMP di sebuah sekolah Mhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasannya.
Cerita terjadi di desa Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jika tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak, Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan akan tetapi tepat ketika Pak Harfan kepala sekolah hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.
Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan tertawa dan menangis bersama. Kisah 10 kawanan ini berakhir dengan kematian ayah lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan seangat mengharukan dan dilanjutkan dengan kejadian kemudian dimana ikal yang berjuang diluar pulau Belitung kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Penulis Andrea Hirata Kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota 10 Laskar Pelangi ,Novel ini juga menjadi terkenal di dalam negeri maupun luar negeri yang mengangkat pulau Belitung lebih terkenal sebagai tempat wisata.
Novel ini memberikan inspiransi semangat bagi siapa aja yang ingin menjadi sukses. Kita juga dapat mengetahui perjuangan hidup dalam kemiskinan untuk mencapai cita-cita. Terbukti pada perjuangan 10 anak indonesia yang tinggal di daerah yang terpencil dan mungkin luput dari penglihatan kita tetapi mereka membuktikan bahwa situasi mereka di waktu itu tidak akan menghalangi mereka menggapai impian mereka sehingga novel ini dapat menginspirasi dan memberikan letupan semangat gairah hidup untuk tetap berani bermimpi dan berusaha keras mewuudkan impiannya .
Kamis, 26 April 2012
Analisis jurnal ilmiah
Judul : Analisis Manajemen Pelayanan Minimarket Alfamart dalam
Peningkatan Kualitas Pelayanan kepada Konsumen (Studi kasus : Alfamart
JL. Kerinci Raya, Sawangan – Depok)
Penulis : Ade Rachmawati Nurfitri
Tahun : tidak ada
Komentar saya :
Menurut petunjuk penulisan Naskah yang dimuat di UG JURNAL, pada
kata kunci di bagian abstrak dibuat berdasarkan alfabetis tetapi dalam
jurnal ini tidak dibuat demikian.
Menurut petunjuk penulisan Naskah yang dimuat di UG JURNAL, pada bab
Pendahuluan dimuat penelitian sejenis, dalam jurnal ini tidak dimuat
penelitian sejenis.
Tidak terdapat saran yang dikemukakan oleh penulis baik bagi objek penelitiannya maupun bagi pembaca.
Pada pembahasan, sudah cukup memuat analisis data dan interpretasi terhadap hasil penelitian yang sudah dilakukan